Tips Cara Membedakan Situs Cloud Mining Bitcoin Scam atau Legit

BY
0 COMMENTS


Ramainya pasar Bitcoin dan seiring waktu yang terus berubah dan semakin maraknya adanya bisnis Kontrak Mining Bitcoin atau sering juga disebut Cloud Mining (Pertambangan Awan). Dan Provider Cloud Mining terus bermunculan, baik itu dilakukan oleh perorangan, perusahaan terdaftar Indonesia, perusahaan International atau bahkan perusahaan abal-abal. Bahkan salah satu bukti seriusnya bisnis kontrak mining terdapat perusahaan Kontrak Bitcoin Mining Australia yang terdaftar di dalam Bursa Efek Australia (DigitalBTC).

Karena ketidak tahuan orang awam yang ingin terjun ke Bitcoin sering menjadi salah satu lahan penipuan. Oleh karena itu Penulis ingin memberikan Tips Seputar Membeli Kontrak Mining Bitcoin maupun Altcoin Alternatif lainnya. Yang dimana penulis ingin membantu membahas secara obyektif seputar kontrak mining ini untuk menjadi panduan orang dalam melakukan investasi di kontrak mining dengan berbagai asumsi dan tips dari beberapa sumber situs terpercaya seperti Blog.Bitcoin.co.id, EdukasiBitcoin.com dan situs-situs review lainnya yang terpercaya.

Layanan Kontrak Bitcoin Mining ini memang tidak terbantahkan kalau memang sangat diperlukan dalam mendukung ekosistem Bitcoin, khususnya untuk membantu para Bitcoin Miner yang tidak mau repot membeli barang, menjaga listrik plus kuota internet dan menyediakan tempat mining khususnya bagi para pelaku Bitcoin Miner non IT.

Banyak yang berasumsi Cloud Mining ini sebagai program investasi Bitcoin paling menjanjikan dikarenakan adanya kemungkinan besar untuk balik modal (ROI) dengan cepat dan adanya pembayaran rutin setiap periode tertentu tanpa harus melakukan trading untuk melipat gandakan aset Bitcoin ataupun Altcoin lainnya.

Tetapi sebelum anda memutuskan untuk mengikuti salah satu kontrak mining yang ada di pasar ada baiknya melakukan Due Dilligence terlebih dahulu sebelum “berinvestasi” di salah satu perusahaan tersebut. Jangan sampai anda berinvestasi atau membeli kontrak Mining ditempat atau disitus yang salah.


Baca Artikel Lainnya :

*. Harga Plan Kontrak Cloud Mining Bitcoin.Com Sudah Naik

*. Berikut Video Panduan Cara Pendaftaran Bitcoin Lengkap

*. Dari Kelima Harga 1 TH/s Cloud Mining Bitcoin Ini Mana yang Paling Murah Menurut Anda?

*. Berikut Video Panduan Lengkap Cara Mendaftar Bitconnect Coin

*. Situs Cloud Mining Bitcoin Terbaik dan Terpercaya Real Mining 2017

*. Mengenal Apa Itu Bitcoin Cash Lebih Dekat


Banyaknya faktor kesulitan untuk bisa melakukan pertambangan Bitcoin sendiri membuat orang banyak yang akhirnya mulai berfikir praktis.

Banyak yang berfikir dengan Cloud Mining, akan menjadi solusi jitu agar bisa meraih keuntungan.

Kenyatannya, sebagian besar penyedia jasa Cloud Mining di situs-situs online yang biasa kita lihat dan ketahui, sebenarnya tidak melakukan pertambangan apapun.

Sementara, banyak orang yang tidak perduli dengan hal ini. Cukup banyak orang yang terlalu gampang hanya dengan melihat faktor tawaran ROI dari penyedia jasa pertambangan tersebut.

Lantas bagaimana jika ada perusahaan Cloud Mining tersebut yang ternyata bisa membayar pelanggannya jika mereka tidak melakukan pertambangan apapun?

Parahnya banyak juga yang berfikir yang paling penting adalah mereka terbukti membayar.

Anggapan seperti ini adalah Salah Besar!!!.

Mari kita lihat lebih jauh. Perusahaan penyedia jasa Cloud Mining sebagian besar membayar pelanggannya yang lama dari kontrak pelanggan baru yang datang bergabung. Secara umum, konsep seperti ini adalah konsep ponzi.

Selanjutnya, kebanyakan dari mereka akan meminta pelanggan untuk terus mengkampanyekan program mereka dengan system referral dan lain-lain. Termasuk perusahaan tersebut justru mendapatkan iklan gratis dari para pelanggannya sendiri.

Karena pelanggan menginginkan hasil lebih dari tawaran program referral tersebut. Sehingga system mereka bisa berjalan lebih lama.

Disamping itu, tentu saja, perusahaan tersebut akan menghemat pekerjaan yang semestinya menjadi tanggungan perusahaan dalam hal membangun Public Relationship.

Jadi, sekarang kita mengetahui bahwa, jika ternyata perusahaan penyedia jasa Cloud Mining itu bisa membayar pelanggannya, BUKANLAH MENJADI JAMINAN, bahwa mereka benar-benar melakukan pertambangan Bitcoin.

Karena pada dasarnya memang cukup sulit juga untuk bisa melakukan pertambangan Bitcoin.

Disamping itu, perusahaan penyedia jasa juga pasti menginginkan keuntungan. Jika ternyata pada suatu saat harga Bitcoin jatuh, tentu hal ini akan menjadi masalah besar bagi perusahaan tersebut. Kita pasti sudah mengetahui bahwa harga Bitcoin cukup fluktuatif. Bahkan kadangkala cukup ekstrim.

Ditambah lagi, tingkat kesulitan menambang kian bertambah. Hal-hal ini yang tidak banyak diketahui kebanyakan orang. Karena sudah tertutup dengan keinginan memperoleh keuntungan lebih cepat saja.

Berbeda dengan orang yang mungkin sudah pernah melakukan pertambangan sendiri. Menggunakan perangkat sendiri untuk menambang Bitcoin.

Orang-orang seperti ini akan mengetahui jelas, permasalahan-permasalahan apa saja yang akan dihadapinya.

Tentang biaya yang harus dikeluarkan untuk membangun atau membeli perangkat tersebut, tingkat kesulitan makin bertambah, pengelolaan perangkat, biaya listrik dan internet, dan hal-hal lainnya. Sehingga pada dasarnya ada resiko yang siap ditanggung untuk menjadi seorang penambang.

Terlebih jika kita pada akhirnya memberikan kepercayaan menambang kepada pihak ketiga penyedia jasa pertambangan.

Dengan membeli kontrak pertambangan di salah satu situs penyedia layanan tersebut. Cukup sulit tentunya untuk bisa mengetahui apakah mereka benar-benar melakukan pertambangan itu.

Cukup sulit untuk mengetahui bahwa mereka benar-benar memiliki perangkat untuk menambang Bitcoin itu.

Dan hampir tidak mungkin juga kita menilik dan mengunjungi lokasi pertambangan perusahaan penyedia tersebut bukan?

Apalagi lokasi kita di Indonesia, sedangkan kebanyakan dari penyedia tersebut berada di luar negeri.


Dan Berikut beberapa panduan sederhana yang dapat anda perhatikan jika memang ingin membeli Hashrate atau Hashpower Cloud Mining Bitcoin yang sebenarnya :


*. Jangan Percaya Penawaran Yang Berlebihan.

Mulailah berfikir dengan cerdas dan cermat. Terlebih jika anda bermaksud dan memutuskan untuk membeli kontrak Mining atau Hashrate Pertambangan.

Jangan mudah percaya pada penawaran orang lain. Apalagi jika penawaran dari link referral dengan persentase tinggi.



*. Tidak Ada Alamat Penambangan di Pool.

Maksudnya adalah, jika pada perusahaan pertambangan tersebut tidak mengijinkan hashrate yang telah anda beli untuk diarahkan langsung ke pool pertambangan yang anda inginkan, maka besar kemungkinan mereka tidak melakukan pertambangan sendiri.

Dan hal ini artinya akan berakhir scam dikemudian hari.
Karena pada dasarnya tidak ada alasan untuk menyembunyikan alamat pertambangan mereka.



*. Tidak Ada Foto Hardware Mining yang Relevan Atau Pusat Data Pertambangan.

Jika penyedia layanan Cloud Mining tersebut benar-benar melakukan pertambangan, tentu mereka mempunyai perangkat Mining yang sebenarnya.

Setidaknya, hal itu bisa dilihat dari foto-foto perangkat pertambangan yang mereka miliki.

Dilain sisi, foto inipun pada dasarnya juga bisa dipalsukan. Sehingga, bisa dikatakan, foto pun juga tidak bisa dijadikan sebagai bukti atas kepemilikannya atas hardware pertambangan itu.



* Initial Public Offering (IPO)

IPO adalah penjualan saham perdana dari sebuah perusahaan kepada investor. Dalam pembelian kontrak pertambangan, sebuah perusahaan yang tidak membatasi jumlah limit penjualan hashrate dari yang dimilikinya perlu diwaspadai. Kecuali jika Cloud Mining tersebut dioperasikan sendiri oleh vendor Asic atau vendor lainnya.



*. Program Referral dan Jejaring Sosial

Seperti yang disinggung diatas, program-program referral ini perlu diwaspadai. Terlebih jika ada tawaran profit referral hingga 10% atau mungkin lebih dari itu.

Dan juga meminta pelanggan untuk mensosialisasikan di jejaring sosial. Pada dasarnya, perusahaan tentu akan sangat kesulitan untuk bisa membayarnya. Program-program semacam ini sebagian besar dipakai sebagai strategi marketing agar operasinya bisa berjalan lebih lama.

Kebanyakan konsep ponzi lebih banyak menggunakan program semacam ini.

Tetapi dilain sisi system referral ini juga sangat penting.



*. Tidak ada Endorsement dari vendor Asic atau Vendor Perangkat Pertambangan Lain

Endorsement adalah pengalihan hak kepada orang lain atas surat-surat berharga yang bisa dialihkan atau (negotiable instrument).

Dalam hal Pertambangan Bitcoin, Endorsement ini ini adalah dukungan dari pihak vendor perangkat pertambangan. Biasanya pihak vendor akan cukup mengapresiasi para pelanggan aktif mereka.
Dan membuatkan semacam iklan gratis untuk membantu pertumbuhan bisnis pelanggannya.

Sementara jika perusahaan Mining tersebut tidak mendapat dukungan dari vendor maka perlu diwaspadai juga bahwa perusahaan tersebut tidak benar-benar memiliki perangkat Mining yang sebenarnya.



*. Tidak ada Solusi Alternatif

Jika suatu saat anda ingin memutuskan untuk memberhentikan kontrak, sementara anda tidak bisa menjual kontrak tersebut, maka anda tidak akan bisa mendapat uang anda kembali.

Hal semacam ini sudah umum dan dipakai dalam skema ponzi agar bisa berjalan lebih lama.



*. Operator atau Admin Pemilik Anonymous

Jika operator situs penyedia bersembunyi dibalik privatisasi Whois (WhoisGuard), atau tidak memberikan identitasnya maka perlu diwaspadai.



*. Program Bonus dan tawaran Garansi Keuntungan Tinggi

Jika ada sebuah situs yang memberikan garansi prosentase profit besar, maka perlu diwaspadai. Anda bisa mengabaikan hal lainnya jika anda menemukan poin ini.

Apalagi jika tawaran garansi tersebut hingga lebih dari 10 sampai 20 persen, atau mungkin lebih dari itu.

Pada dasarnya tidak ada jumlah profit yang bisa secara konstan atau tetap.



*. Biaya dan Penghasilan dari Cloud Mining

Dalam melakukan Mining Bitcoin umumnya kita selalu dapat melihat hasil investasi yang dapat terprediksi dengan melakukan perhitungan matematika menggunakan “Bitcoin Mining Calculator”

Ada beberapa website yang dapat anda gunakan untuk membantu menghitung hasil Mining ini seperti situs :
Coinwarz dan alloscomp.

Cobalah bandingkan hasil Mining yang dijanjikan perusahaan Kontrak Bitcoin Mining dengan perhitungan kalkulator tersebut.

Apabila situs Cloud Mining tersebut mempunyai hasil yang lebih tinggi dari seharusnya maka ini perlu dicurigai.

Umumnya Cloud Mining juga mengenakan biaya pemeliharaan listrik dan biaya internet di dalam hasil Mining, perhatikan perkiraan biaya pemeliharaan tersebut jangan sampai biaya pemeliharaan lebih tinggi atau terlalu tinggi dibandingkan dari hasil Mining Bitcoin yang kita dapatkan.



*. Situs Tidak Memiliki form "Hubungi Kami" atau "Contact Us"

Ya ini sangat penting, bilamana kita ada kendala apapun yang berkenaan dengan akun ataupun pembayaran hasil Mining kita dan semacamnya. Terutama nomor telepon yang bisa dihubungi sewaktu-waktu.



*. Memiliki Email Gratisan

Sudah barang tentu situs yang berdedikasi tidak menggunakan email gratisan contoh misalnya : gmail, hotmail dll.



*. Tidak Menunjukkan Alamat Yang Jelas

Situs yang benar-benar memiliki hardware pertambangan sudah pasti mereka menunjukkan identitas perusahaan pertambangannya selengkap-lengkapnya, misalnya melalui google map atau peta yang spesifik.



*. Tidak Memiliki Menu "About Us" atau "Company" (Tentang Kami)

Jika mereka tidak bisa menunjukkan tentang perusahaannya, ini juga mencurigakan.



*. Menawarkan Kontrak Hashrate Mining Sangat Murah

Jika mereka menawarkan harga Kontrak Hashrate Mining sangat murah dari seharusnya, maka ini bisa dipastikan akan berujung scam dikemudian hari.



*. Tidak Memiliki Profil Media Sosial

Pada umumnya suatu situs yang berniat baik tentunya mereka memiliki Media Sosial terutama seperti Facebook, Twitter, Instagram dll.



*. Tidak Menerima Pembayaran Via Paypal atau Kartu Kredit dan Bank

Situs yang memang berniat tidak baik, kebanyakan mereka menerima berbagai metode pembayaran seperti Payoneer, Payza, Advcash, Perfect Money dll. tetapi tidak menyediakan metode pembayaran via Paypal, Transfer Bank apalagi Kartu Kredit.

Jelas mereka dengan sengaja menyembunyikan identitas sang owner situs tersebut.



*. Domain Bukan Berawalan HTTPS

Sudah barang tentu perusahaan yang ingin situsnya lebih aman dari serangan malware mereka akan melindungi situsnya.



*. Tampilan Template Situs Asal-Asalan

Tampilan template pun harus diperhatikan, ada sebagian suatu situs yang templatenya mirip dengan template situs yang profesional, artinya mereka ingin mengelabui para korbannya.



*. Ada Bonus GH/s Pendaftaran

Ini juga sebagai taktik untuk mengelabui para calon korbannya. Pada umumnya perusahaan pertambangan yang sebenarnya tidak akan memberikan gratisan begitu saja, karena setiap Hashpower Mining itu membutuhkan biaya listrik maupun biaya internet tentunya.



Mudah-mudahan dari beberapa poin tips diatas bisa menjadi perhatian dan pertimbangan anda sebelum memutuskan membeli Kontrak Mining disuatu situs pilihan anda.

Sehingga bisa membedakan mana yang abal-abal dan mana yang sungguhan.

Selanjutnya andalah yang menentukan pilihan akhir.

SALAM MINER!!!


Tags Pencarian Artikel Tips Membeli Kontrak Mining Bitcoin Ini :
“Cara Membeli Cloud Mining Bitcoin, Situs Mining Bitcoin Paling Menguntungkan, Situs Mining Bitcoin Membayar Paling Mahal, Tempat Mining Bitcoin Terbaik, Tempat Mining Paling Bagus, Cara Mining Bitcoin, Tutorial Mining Bitcoin, Situs Cloud Mining Terpercaya, Situs Cloud Mining Terbaik, Situs Cloud Mining Tetap Membayar, Situs Cloud Mining Scam, Situs Cloud Mining Legit, Cara Membedakan Situs Cloud Mining Yang Scam, Cara Membedakan Situs Cloud Mining Yang Legit, Cara Membedakan Situs Cloud Mining Yang Membayar, Cara Membedakan Situs Cloud Mining Yang Scam dan Legit”
BAGIKAN ARTIKEL INI :
Posting Lebih Baru Posting Lama Beranda

Achmad Surya Afandy

Advisor at Era Swap Token, Advisor at btc-alpha.com, Advisor at GSC, Expert at Experty.IO, Consultant at The Himalayan ROI, Marketing Manager at BestRate.ORG, Marketing Manager at pclab.IO


BACK TO TOP